Sore yang cerah, saya duduk-duduk di serambi rumah sambil menikmati secangkir teh hangat dan pisang goreng. Seperti tahu saya sedang santai, Ganong datang berkunjung.
"Selamat sore, Pakeko," sapa Ganong
"Wah, selamat sore... Mari-mari... Kok lama gak nongol, ke mana aja nih?" tanya saya.
"Tahun baruan di kampung, Pak Bos. Baru kemarin sore pulang."
Ganong lalu duduk di kursi samping saya.
"Bu, ada Ganong ini lho... Buatkan teh!" saya berseru pada istri. Dari dalam rumah istri saya menyahut, "Ya, Pak."
Saya dan ganong ngobrol ngalor ngidul, hingga saat obrolan mengarah ke hal-hal berbau internet, ia bertanya, "Pak, domain dan hosting itu apa to?"
"Pertanyaan bagus! Kedua kata itu memang perlu kamu pahami untuk masuk dalam belantara internet. Baiklah, saya mulai dengan pengertian domain dulu."
"Domain adalah suatu nama berformat huruf, angka,dan atau simbol alamat website. Domain berfungsi sebagai pengganti format deretan angka dari alamat IP client server hosting tempat file web diletakkan agar mudah diingat dan dituliskan.
Berdasarkan yang saya baca dari Pakdhe Wikipedia, Sebuah nama domain biasanya terdiri dari dua bagian atau lebih (secara teknis disebut label), dipisahkan dengan titik.
"Sesuai yang saya baca dalam wikipedia, hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya peladen-peladen untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS.
Maksudnya, hosting adalah seperti hardisk dalam komputer, jadi tempat file-file disimpan. Misalnya, jika kamu punya blog atau website, saat kamu mengunggah tulisan, gambar, atau yang lain, file-file tersebut tersimpan dalam hosting."
"Jadi, kalau mau punya blog atau website, harus punya domain dan hosting ya?" tanya Ganong.
"Yak... betul!"
"Itu bayar?"
"Ada yang gratis, ada yang berbayar. Di Indonesia sendiri ada beragam penyedia jasa hosting. Dari penjelasan tadi, kamu sudah paham?" lanjut saya.
"Sudah agak paham, Pak,"Sederhananya, hosting ibarat tanah kaplingan untuk membuat rumah yang berbentuk situs internet, sedangkan domain adalah alamat menuju rumah tersebut. Begitu kan pak?" tanya Ganong
"Kesimpulan yang cerdas dan gampang dicerna," kata saya.
Hari telah petang. Ganong berpamitan, "Terima kasih atas informasinya, Pak Bos!"
Referensi:
http://id.wikipedia.org/
Berdasarkan yang saya baca dari Pakdhe Wikipedia, Sebuah nama domain biasanya terdiri dari dua bagian atau lebih (secara teknis disebut label), dipisahkan dengan titik.
- Label paling kanan menyatakan top-level domain, misalkan alamat ekoph.com memiliki top-level domain com).
- Setiap label di sebelah kirinya menyatakan sebuah sub-divisi atau subdomain dari domain yang lebih tinggi. Contohnya pada alamat ekoph.com, ekoph adalah subdomain dari top level domain .com."
"Sesuai yang saya baca dalam wikipedia, hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya peladen-peladen untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL, atau DNS.
Maksudnya, hosting adalah seperti hardisk dalam komputer, jadi tempat file-file disimpan. Misalnya, jika kamu punya blog atau website, saat kamu mengunggah tulisan, gambar, atau yang lain, file-file tersebut tersimpan dalam hosting."
"Jadi, kalau mau punya blog atau website, harus punya domain dan hosting ya?" tanya Ganong.
"Yak... betul!"
"Itu bayar?"
"Ada yang gratis, ada yang berbayar. Di Indonesia sendiri ada beragam penyedia jasa hosting. Dari penjelasan tadi, kamu sudah paham?" lanjut saya.
"Sudah agak paham, Pak,"Sederhananya, hosting ibarat tanah kaplingan untuk membuat rumah yang berbentuk situs internet, sedangkan domain adalah alamat menuju rumah tersebut. Begitu kan pak?" tanya Ganong
"Kesimpulan yang cerdas dan gampang dicerna," kata saya.
Hari telah petang. Ganong berpamitan, "Terima kasih atas informasinya, Pak Bos!"
Referensi:
http://id.wikipedia.org/


